Museum Dan Monumen Pusat Disjarahad







SDN Purwasari 2 Dramaga Kunjungi Museum PETA

Hari Rabu, tanggal 5 Oktober 2022, siswa SDN Purwasari 2 Dramaga Kabupaten Bogor, berkunjung ke Museum dan Monumen PETA Bogor di jl. Jenderal Sudirman no.35 Bogor Jawa Barat.
Rombongan berjumlah105 siswa didampingi 8 orang guru pendamping. Kunjungan rombongan ini mengusung tema *Belajar Sejarah di luar Kelas*.

Setiba di Museum PETA, rombongan diterima oleh Kpt Caj Dina Hamdani Nugraha selaku Kepala Museum dan Monumen PETA.

Kolonel Arm Djati Saptowibowo, S.I.P., selaku Kepala Balakmusmonpus dalam sambutan yang disampaikan oleh Kpt Dina menyambut baik kegiatan pembelajaran sejarah di Museum PETA yang diselenggarakan oleh sekolah ini. Kolonel Djati berharap " Para siswa dapat tambahan wawasan tentang sejarah TNI melalui kunjungan di museum PETA ini" ungkapnya.

Rombongan selanjutnya dipandu oleh ibu Anie Sumarni dan Bpk. Yadi.
Meski masih dengan protokol kesehatan, para siswa mengikuti dan mendengarkan penjelasan pemandu dengan penuh semangat dan riang gembira.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Museum PETA adalah museum sejarah yang memiliki fungsi strategis dalam pewarisan nilai-nilai sejarah dan perjuangan
2. Koleksi Museum PETA memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi pada masa perang kemerdekaan. 
3. Masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang merupakan satu mata rantai yang tidak putus
3. Belajarlah dari peristiwa masa lalu untuk menentukan masa depan yang lebih baik.
4. Sejarah adalah guru terbaik dalam kehidupan
5. Jangan sekali-kali melupakan sejarah

Kegiatan kunjungan berlangsung dari pukul 09.30 s.d. 11.00 wib dan berjalan dengan aman tertib dan lancar.

Share:

Forum Komunikasi Majelis Taklim Masjid Babul Hassanah Kunjungi Museum Nasution

Rabu tanggal 5 Oktober 2022 dari pukul 11.00 s.d 12.00 Wib Museum Jenderal Besar Dr. A. H Nasution di jl Teuku Umar no
40 Menteng Jakarta Pusat. menerima kunjungan Forum Komunikasi Majelis Taklim masjid Babul Hasanah Utan Panjang Jakarta Pusat .
Rombongan berjumlah 38 orang diterima oleh Kpt Czi Sunardi selaku Kepala Museum Jenderal Besar Dr. A. H Nasution .
Kolonel Arm Djati Saptowibowo,S.I.P., selaku Kepala Balakmusmonpus dalam sambutan yang disampaikan oleh Kpt Sunardi mengucapkan terima kasih atas kunjungan rombongan Majelis Taklim Babul Hassanah di Museum Nasution. Kolonel Arm Djati berharap kunjungan ini bisa menambah wawasan tentang nilai kejuangan yang dilakukan oleh Jenderal Nasution semasa hidupnya" ungkap Kolonel Djati

Rombongan selanjutnya dipandu oleh Pelda Royen Suryanto untuk melihat koleksi museum secara lengkap
 Para pengunjung mengikuti dan mendengarkan penjelasan pemandu dengan serius dan penuh semangat.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Sejarah akan selalu berulang untuk itu kita harus selalu waspada
2. Dengan kita mau belajar dari pengalaman sejarah masa lalu, kita akan lebih bijak
3. Sejarah adalah guru terbaik dalam kehidupan
4. Jangan sekali-kali melupakan sejarah

Share:

SMA Nangtang, Tasikmalaya Kunjungi Museum Jenderal Besar Sudirman

Siswa SMA Nangtang, Tasikmalaya pada hari Rabu, tanggal 5 Oktober 2022 mengunjungi Museum Jenderal Besar Sudirman yang beralamat di Jalan Bintaran Wetan No. 3, Gunungketur, Pakualaman, Yogyakarta. 
SMA Nangtang adalah sekolah yang berlokasi di Nangtang, Cigalontang, Tasikmalaya, Jawa Barat. Kunjungan ke Museum Jenderal Sudirman ini mengangkat tema *Meneladani Sosok Sang Jenderal Besar*

Rombongan terdiri dari 96 orang siswa dipimpin Kepala Sekolah Dadang Rahmansyah, S.Ag. beserta 12 orang guru pendamping.
 Rombongan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk memudahkan penyampaian pemanduan sehingg bisa optimal. 

"Museum merupakan wahana yang tepat untuk anak-anak belajar tentang sejarah. Dengan modal itu agar nilai² kepahlawanan generasi muda tidak mudah digoyahkan oleh perkembangan kebudayaan dan teknologi informasi yang semakin pesat.
 Output yg diharapkan dari generasi muda adalah melanjutkan mewujudkan masyarakat adil dan makmur sesuai cita - cita para pendiri bangsa ini, " ungkap Kabalakmusmonpus Kolonel Arm Djati Saptowibowo, S.IP dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Museum Jenderal Sudirman, Mayor Caj Heru Santoso. 

 Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Tentang Lima Setia Jenderal Sudirman; dan
2. Kata-kata Mutiara Jenderal Sudirman, yaitu "Robek - Robeklah Badanku, Potong - Potonglah Badanku, Tetapi Jiwaku Dilindungi Benteng Merah Putih, Akan Tetap Hidup, Tetap Menuntut Bela, Siapapun Lawan Yang Aku Hadapi."
3. Peristiwa sejarah akan selalu berulang maka jangan pernah lupakan sejarah ( Jas Merah ).
4. Sejarah merupakan guru yang paling bijak sehingga hidup bisa semakin terarah. 

Kegiatan berjalan tertib, lancar dan aman, dokumentasi terlampir.
Share:

Dosen Alumni.TOT Lemhanas RI Kunjungi Museum Jenderal Ahmad Yani

 Selasa tanggal 4 Oktober 2022 , Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani di jl Lembang D
58 Menteng Jakarta Pusat dikunjungi oleh Paguyuban Dosen di Jawa Timur. Mereka adalah para dosen yang pernah mengikuti Training of Triner ( TOT) yang diselenggarakan oleh Lemhanas RI
 Mereka berjumlah 8 orang, dipimpin oleh Profesor Agung dari Surabaya

Setiba di museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani mereka diterima dan dipandu oleh Kamus Jenderal Ahmad Yani Kapten Caj Suroso . 

Kolonel Arm Djati Saptowibowo,S.I.P., selaku Kepala Balakmusmonpus dalam sambutan yang disampaikan oleh Kpt Suroso, mengapresiasi kunjungan ini dan berharap para dosen bisa menambah wawasan sekaligus menambah referensi atas nilai² perjuangan yang telah ditunjukkan oleh Jenderal Ahmad Yani. 
Kolonel Djati berharap pengetahuan itu bisa ditransfer ke para mahasiswa" ujar kolonel Djati.
Kegiatan berlangsung dari Pkl 11.00 sd 12.00 Wib, berlangsung dengan aman tertib dan lancar.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Kejadian sejarah pasti akan berulang.
2. Peristiwa sejarah adalah peristiwa objektif tergantung kita mengintepretasikan
3.Bangsa yang besar adalah bangsa yang mau belajar dari sejarah masa lalunya
4. Jangan sekali-kali melupakan semua

Foto dokumen kegiatan terlampir
Share:

FKI Kemantren Gondokusuman Kunjungi Museum Dharma Wiratama

Hari Selasa tanggal 4 Oktober 2022 FKI ( Forum Kecamatan Inklusi) Kemantren Gondokusuman yg berkantor di jl. Munggur no.32 Yogyakarta berkunjung ke Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama jl Jenderal Sudirman no 75 Yogyakarta. 

Kunjungan ini diikuti oleh 20 Pengurus Forum Kemantren serta membawa 25 orang penyandang disabilitas yang ada di wilayah Gondokusuman Yogyakarta.

Di Museum Dharma Wiratama rombongan diterima oleh Letkol Caj Lilik Pramana,S.S., selaku Kabag Koleksi dan Pameran di serambi depan Museum.

Dalam sambutannya Letkol Lilik memberikan penjelasan singkat tentang sejarah bangunan museum, koleksi dan nilai² yang bisa dipetik dari kunjungan museum.
"Minimal bisa belajar sejarah sambil rekreasi" ungkap Letkol Lilik dalam sambutannya.

Ibu Ratri Andaru Respati selaku Ketua Panitia sekaligus sebagai ketua rombongan, dalam pernyataannya mengatakan " Kunjungan kali ini sengaja menyertakan kelompok penyandang.disabilitas agar kelompok ini juga merasa diperhatikan keberadaanya, sehingga moril dan semangat hidup mereka tetap tinggi walau mereka memiliki kekurangan fisik dan mereka kelompok minoritas" ujar ibu Ratri

Rombongan selanjutnya dipandu oleh Kpt Caj Yanti Murdiani , Kepala Museum Dharma Wiratama, Pns. Supartiyono, Pns. Sukarjo dan seluruh anggota museum.

Meskipun mereka kelompok difabel tetapi tetap semangat dan riang gembira mendengarkan penjelasan pemandu.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Museum Dharma Wiratama memiliki fungsi inspiratif, edukasi dan rekreasi. Untuk itu silahkan berkunjung ke Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama.
2 Museum Dharma Wiratama adalah wahana yang paling tepat untuk belajar sejarah dan budaya
3.Sejarah adalah guru terbaik dalam kehidupan
4. Jangan sekali-kali melupakan sejarah
5. Dengan belajar sejarah hidup kita akan lebih bijak dan terarah
Kegiatan kunjungan berlangsung dari pkl.09.00 s.d.11.00 wib
Berjalan dengan aman tertib dan lancar
  Foto kegiatan terlampir.



njungi Museum Dharma Wiratama* jumlah 48 org, Selasa 4 Oktober 2022, pukul 09.00 s d 11.00 wib, diterima Kabagkolpameran dan dipandu Kamus beserta anggota, berjalan lancar
Share:

SMPN 3 Banjar Kunjungi Museum Dharma Wiratama

Hari Senin tanggal 3 Oktober 2022 sebanyak 220 siswa beserta 27 guru pendamping dari SMPN 3 Banjar, Ciamis Jawa Barat berkunjung ke Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama jl Jenderal Sudirman no 75 Yogyakarta.
Kunjungan dengan tema *Study Tour to Yogya* dipimpin oleh ibu Nia Kurnia, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMPN 3 Banjar Ciamis Jawa Barat.

Setiba di Museum Dharma Wiratama rombongan diterima oleh Letkol Caj Lilik Pramana,S.S., ( Kabag Koleksi dan Pameran) di aula Ghra Dharma Wiratama. Dalam sambutannya Letkol Lilik menyampaikan ucapan terima kepada SMPN 3 Banjar yang telah menjadikan Museum Dharma Wiratama sebagai destinasi kunjungan Study Tour tahun ini.
 Letkol Lilik berharap para siswa mendapat tambahan pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia dan TNI, dalam merebut kemerdekaan." Nilai yang bisa dipetik dari kunjungan ini adalah para siswa bisa meneladani semangat Nasionalisme dan Patriotisme para pendahulu" ungkap Letkol Lilik..

Rombongan selanjutnya dipandu oleh Sertu Nanda, Kopral Irvan, Pns.Supartiyono, Pns. Sukarjo ,dan Pns.Wiwik untuk melihat koleksi museum Dharma Wiratama secara lebih dekat.

 Meskipun masih menerapkan protokol kesehatan, para pengunjung mengikuti dan mendengarkan penjelasan pemandu dengan semangat dan penuh antusias.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Museum Pusat TNI-AD Dharma WIratama memiliki fungsi yang sangat strategis dalam pewarisan nilai-nilai sejarah bangsa Indonesia kepada generasi muda.
2.Sejarah adalah guru terbaik dalam kehidupan
3.Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan
4.Jangan sekali sekali melupakan sejarah.

Kunjungan berlangsung dari pkl.09.00 s.d. 11.00 wib dan berjalan dengan aman tertib dan lancar.
Foto dokumen terlampir.
Share:

Biro SDM Polda Metro Jaya Berkunjung ke Museum PETA Bogor

Hari Sabtu tanggal 1 Oktober 2022, sebanyak 80 anggota Polisi dari Biro SDM Polda Metro Jaya Jakarta berkunjung ke Museum dan Monumen PETA di jln Jenderal Sudirman no.35 Bogor, Jawa Barat.
Rombongan dipimpin oleh Karo SDM Polda Metro Jaya (Kombes Pol. Langgeng Purnomo) beserta 20 orang anggota pendukung.
Kunjungan rombongan ini dalam rangka mengikuti rangkaian kegiatan Program Pelatihan Cinta Tanah Air ( Jalan Kebangsaan ). Kunjungan ke Museum PETA berlangsung dari Pkl.14.30 s.d.16.00 Wib.
Setiba di Museum PETA, rombongan diterima oleh Kpt Caj Dina Hamdani Nugraha selaku Kepala Museum dan Monumen PETA Bogor.

Kolonel Arm Djati Saptowibowo, S.I.P., selaku Kepala Balakmusmonpus dalam sambutan yang disampaikan oleh Kpt Dina, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap " Para pengunjung yang merupakan anggota POLRI bisa menin,gkatkan rasa Nasionalisme dan Patriotisme sebagaimana yang ditargetkan oleh institusi dalam kegiatan ini" ungkap Kolonel Djati.

Setelah diterima oleh Kepala Museum, selanjutnya rombongan dipandu oleh ibu Yulies Fatimah dan ibu Anie Sumarni untuk melihat koleksi yang tersimpan di Museum PETA.

Meskipun masih menerapkan protokol kesehatan, para pengunjung anggota Polri ini mengikuti dan mendengarkan penjelasan pemandu dengan penuh semangat dan antusias sehingga kegiatan berjalan dengan aman tertib dan lancar.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Museum PETA memiliki fungsi yang sangat strategis dalam pewarisan nilai-nilai sejarah terutama Nasionalme dan Patriotisme.
2.Museum PETA memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan sejarah terbentuknya TNI
3. Dengan belajar sejarah hidup kita akan lebih bijak
4. Sejarah adalah guru terbaik dalam kehidupan
5. Jangan sekali-kali melupakan sejarah
Foto kegiatan terlampir.
Share:

Paskibraka DKI Jakarta Kunjungi Museum Jenderal Besar Dr A.H. Nasution

Hari Jumat tanggal 30 September 2022 Pkl.13.30 s.d.15.00 Wib sebanyak 60 orang yang tergabung dalam kelompok Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi DKI Jakarta berkunjung ke Museum Jenderal Besar Dr.A.H
 Nasution di jl.Teuku Umar No.40 Menteng Jakarta pusat.
Kunjungan dimaksudkan untuk memberikan penghormatan dan berkirim doa kepada Almarhum Jenderal Besar Dr.AH. Nasution yang hari ini bertepatan dengan peristiwa rencana penculikan Jenderal Nasution pada peristiwa G.30 S/ PKI tahun 1965.
Setiba di Museum Jenderal Besar A.H. Nasution, rombongan diterima oleh Kpt Czi Sunardi selaku Kepala Museum Jenderal Besar Dr. A.H.Nasution.

Letnan Kolonel Arm Djati Saptowibowo,S.I.P., selaku Kabalakmusmonpus dalam sambutan yang disampaikan oleh Kpt Sunardi, berharap "Agar kunjungan anggota Paskibraka ini bisa menambah moril dan bisa mewarisi nilai-nilai Nasionalisme dan patriotisme sebagaimana telah diwariskan oleh Jenderal Nasution" ungkap Ltkol Djati.

Rombongan selanjutnya dipandu oleh Peltu Royen Suryanto untuk melihat koleksi museum secara lengkap.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Bahwa peristiwa sejarah pasti akan selalu berulang
2. Dengan belajar dari pengalaman sejarah kita bisa lebih waspada
3. Jangan sekali-kali melupakan sejarah
4. Jadikan sejarah sbg guru dalam kehidupan

Walaupun masih menerapkan protokol kesehatan , kegiatan berjalan dengan aman tertib dan lancar
Foto dokumen kegiatan terlampir.
Share:

SD Muhammadiyah Bausasran Kunjungi Museum Dharma Wiratama

Hari Jumat tanggal 30 September 2022, pukul 08.00 s.d. 10.30 wib sebanyak 350 siswa SD Muhammadiyah Bausasran kota Yogyakarta berkunjung ke Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama jl Jenderal Sudirman no 75 Yogyakarta. 

Mereka didampingi 27 orang guru pendamping sekaligus guru pembimbing. Kunjungan ke Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama dalam rangka mengikuti pelajaran Sejarah.

 Tema yg mereka usung adalah: *Belajar Sejarah di Museum Dharma Wiratama*
Sebelum masuk ke Museum rombongan anak- anak SD Muhammadiyah Bausasran melaksanakan kegiatan Senam Kesegaran Jasmani ( SKJ) di halaman Museum Dharma Wiratama yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru pendamping.

Rombongan diterima oleh Kpt Caj (K) Yanti Murdiani selaku Kepala Museum Dharma Wiratama.
Letnan Kolonel Arm Djati Saptowibowo,S.I.P., selaku Kabalakmusmonpus dalam sambutan yang disampaikan oleh Kpt Caj Yanti, menyambut gembira dijadikannya Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama sebagai destinasi Belajar Sejarah oleh SD Muhammadiyah Bausasran.

 Letkol Djati berharap, "Kunjungan ke Museum Dharma Wiratama bisa menambah wawasan para siswa tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Nilai yang diharapkan dari kunjungan Museum ini adalah: "Tumbuh rasa dan semangat cinta tanah air adalah hal mendasar yang harus dimiliki oleh tunas-
tunas muda generasi penerus bangsa " ujar Letkol Djati 

Rombongan selanjutnya dipandu oleh Kpt Yanti, Pns Supartiyono, Pns. Sukarjo, Pns Sutinah, Pns Wiwik, Sertu Agus Sumaryanto, Sertu Nanda dan Serda Margo untuk melihat koleksi Museum Dharma Wiratama secara lebih dekat.

Para siswa dengan senang dan penuh semangat mengikuti dan mendengarkan penjelasan pemandu walau dalam kondisi protokol kesehatan.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Hizbul Wathon Minal Iman. Artinya rasa cinta pada tanah air adalah bagian dari Iman
2. Peristiwa sejarah pasti akan selalu berulang
3. Jadikan peristiwa masa lalu sebagai pelajaran untuk berbuat terbaik di masa depan
4. Jangan sekali-kali melupakan sejarah
5. Sejarah adalah guru terbaik dalam kehidupan

Kegiatan berjalan dengan aman tertib dan lancar. Foto dokumen kegiatan terlampir.
Share:

Putri Sulung Jenderal Ahmad Yani Kunjungi Museum Ahmad Yani


Hari Kamis tanggal 29 September 2022 salah satu ahli waris Jenderal Ahmad Yani yang bernama Ruli Yani berkunjung ke Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani di jl Lembang D.58 Menteng, Jakarta Pusat.

Ibu Ruli Yani adalah putri sulung Jenderal Ahmad Yani yang pada saat kejadian penculikan dan pembunuhan terhadap Jenderal Ahmad Yani oleh satu gerakkan yg menamakan dirinya  Gerakan 30 September 1965 ( G.30 S/ PKI).
 Beliau adalah saksi hidup yg menyaksikan dengan mata kepala peristiwa itu.

Kunjungan beliau ke Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani didampingi 30  rekan beliau semasa kuliah di Universitas Indonesia tahun 1966/1967.

Kunjungan dengan tema "Reuni  dgn teman² semasa kuliah"  diisi dengan kegiatan silaturahmi dan melakukan kontemplasi  dan diisi dgn doa bersama untuk Almarhum. Jenderal Ahmad Yani. Ibu Ruli dalam keterangannya  berharap "kejadian  di rumah ini  57 tahun yang lalu  jangan sampai terjadi lagi di Indonesia" ungkap ibu Ruli.

Selama berada di Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani rombongan ibu Ruli dipandu dan didampingi oleh Kapten Caj Suroso selaku Kepala Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani.

 Kegiatan berlangsung dari pkl. 13.00 s.d.16.30 wib dan berjalan dengan aman tertib dan lancar

Share:

Total Tayangan Halaman

FANPAGE