Museum Dan Monumen Pusat Disjarahad







SD Al Azhar Bandung dan SDN 2 Jambidan Bantul Kunjungi Museum Jenderal Sudirman di Yogyakarta




Hari Selasa, tanggal 14 Maret  2023, siswa SD Al Azhar Bandung  Jawa Barat dan siswa SDN 2 Jambidan, Pleret Bantul, Yogyakarta melaksanakan kunjungan di Museum Jenderal Besar Sudirman di Jln. Bintaran Wetan no.3 Pakualaman Yogyakarta.

Kunjungan siswa SD Al Azhar diikuti oleh  80 siswa beserta 10 guru pendamping. Sedangkan siswa SDN 2 Jambidan Plered Bantul diikuti 132 siswa beserta 29 guru pendamping.


Rombongan siswa tiba di Museum Sudirman pkl.08.00  wib diterima oleh Mayor Caj Heru Santoso selaku Pjs Kepala Museum Jenderal Besar Sudirman


Dalam sambutannya, Mayor Heru mengucapkan terima kasih kepada SD Al Azhar Bandung  dan SDN 2 Jambidan Bantul  yang telah mengagendakan kunjungan di Museum Jenderal Besar Sudirman dalam rangkaian Study Wisata sekaligus Belajar Sejarah di luar Kelas di Yogyakarta.

Mayor Heru berharap para siswa bisa meneladani semangat Jenderal Sudirman yang gigih dan kokoh berjuang merebut kemerdekaan Indonesia.

" Kalian harus bisa menjadi Sudirman di masa depan dan menjadi calon-calon pemimpin masa depan bangsa ini" ujar Mayor Heru memberi semangat para siswa dalam sambutannya.


Rombongan siswa selanjutnya dipandu oleh Mayor Heru, Serma Suyadi, Serma Joko Kiswanto, Pns Agus Haryana, PNS Wastono, PNS Ediyanto serta dibantu siswa SMKN 7 Yogyakarta yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan ( PKL) di Museum Jenderal Sudirman, untuk melihat koleksi museum secara lebih dekat dan lengkap.

Para siswa mengikuti dan mendengarkan penjelasan pemandu dengan penuh semangat dan antusias.


Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:

1.  Jenderal Besar Sudirman adalah sosok yang wajib diteladani oleh generasi muda Indonesia sekarang ini.

2. Jenderal Besar Sudirman adalah sosok yang menginspirasi TNI dan kita semua sampai kapanpun.

3. Jangan sekali-kali melupakan sejarah

4. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan

5.Museum Jenderal Besar Sudirman adalah bangunan Cagar Budaya sehingga keberadaannya harus dipertahankan dan dilestarikan.


Kunjungan siswa SD Al Azhar Bandung, Jawa Barat dan siswa SDN 2 Jambidan Plered Bantul  ke Museum Jenderal Sudirman Yogyakarta berakhir sampai Pkl. 10.00 Wib, berjalan dengan aman tertib dan lancar.

Share:

TK Kartika III/ Kodim Bantul dan SMPN Krembong Sidoarjo Berkunjung di Museum Dharma Wiratama




Kamis,  9 Maret 2023 Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Kartika III/ Kodim Bantul  melaksanakan kegiatan Belajar dan Bermain di Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama jl Jenderal Sudirman no.75 Yogyakarta.


Kegiatan ini diikuti 36 anak beserta 4 orang guru pendamping.


Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengenalkan kepada anak tentang senjata dan perlengkapan yang pernah dipakai oleh para pejuang dalam merebut kemerdekaan bangsa Indonesia untuk mbangkitkan rasa cinta tanah air kepada para anak² yang kelak akan menjadi generasi penerus bangsa.


Rombongan tiba di Museum Dharma Wiratama pkl.08 ,30 Wib dan diterima oleh Kpt Caj (K) Yanti Murdiani selaku Kepala Museum Dharma Wiratama.


"Dengan belajar dari bermain di museum ini saya berharap anak² bisa bergembira sekaligus mengenal koleksi senjata yang bernilai sejarah sehingga bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap museum" ungkap Kpt Yanti.


Anak-anak selanjutnya didampingi Kpt Yanti,  dan Pns. Sutinah untuk melihat koleksi museum Dharma Wiratama secara dekat. Anak- anak sangat riang gembira selama di museum Dharma Wiratama.


Rombongan selanjutnya yang berkunjung di Museum Dharma Wiratama hari ini adalah rombongan siswa dari SMPN 1 Krembong Sidoarjo Jawa Timur.

Rombongan berjumlah 300 siswa beserta 30 guru pendamping. Rombongan tiba di Museum Dharma Wiratama Pkl.11.30 Wib dengan aman, diterima oleh Kpt Caj (K) Yanti Murdiani selaku Kepala Museum Dharma Wiratama.


Kpt Yanti mengapresiasi kunjungan ini dan berharap para siswa mendapat tambahan wawasan dan pengetahuan tentang sejarah tentang perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

"Kalian harus bisa meneladani semangat para pejuang. Semangat yang tidak mengenal menyerah dan tidak putus asa" ujar Kpt Yanti kpd para siswa.


Selanjutnya rombongan dipandu oleh Kpt Yanti, Serma Setyo, Serda Margo, Pns Sukarjo, Pns.Sutinah. Pns Wiwik dan siswa SMKN 7 Yogyakarta yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di museum Dharma Wiratama. Para siswa mengikuti dan mendengarkan penjelasan pemandu dengan penuh semangat dan antusias.


Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:

1.  Museum Dharma Wiratama selain sebagai sarana inspirasi dan edukasi pengunjung, juga berfungsi sebagai media rekreasi sehingga cocok dikunjungi oleh usia berapapun.

2. Museum Dharma Wiratama sudah menjadi bangunan Cagar Budaya sehingga keberadaannya harus dipertahankan dan dilestarikan.

3. Mencintai dan rajin berkunjung ke Museum Perjuangan bisa sebagai media membangkitkan rasa nasionalisme dan patriotisme.


Belajar dan Bermain anak-anak TK  Kartika III/ Kodim Bantul di Museum Dharma Wiratama berakhir sampai Pkl.09.30 Wib, sedangkan  kunjungan siswa SMPN 1 Krembong Sidoarjo Jawa Timur berakhir pkl. 12.45 Wib berjalan dengan aman tertib dan lancar.

Share:

Mahasiswa Universitas PGRI Berkunjung ke Museum Jenderal Besar Sudirman Yogyakarta




Hari Kamis tanggal 9  Maret 2023 Mahasiswa dari Universitas PGRI Yogyakarta  berjumlah 70 mahasiswa  berkunjung ke Museum Jenderal Besar Sudirman di Jln. Bintaran Wetan No.3 Pakualaman Yogyakarta. 


Rombongan tiba di Museum Sudirman Pkl. 09.00 Wib diiterima oleh Mayor Caj Heru Santoso selaku Pjs Kepala Museum Jenderal Besar Sudirman.


Dalam sambutannya Mayor Heru mengucapkan terima kasih kepada Kampus Universitas PGRI Yogyakarta yang telah melakukan kunjungan ke Museum Sudirman.


Mayor Heru berharap mahasiswa  dapat mengambil hikmah dari kunjungan ini dan berharap  dapat meneladani sosok Jenderal Besar Sudirman dalam kehidupan sehari-hari.


"Semoga hikmah dari kunjungan di museum ini bisa membangkitkan semangat belajar kalian semua" ujar Mayor Heru dalam sambutannya.


Rombongan mahasiswa selanjutnya dipandu oleh Serma Dany Setyawan dan Serma Suyadi,  untuk melihat koleksi Museum Jenderal Besar Sudirman secara lebih dekat dan lengkap.

Para siswa mengikuti dan mendengarkan penjelasan pemandu dengan penuh semangat dan antusias.


Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:

1. Jenderal Besar Sudirman adalah tokoh dan sosok yang "sempurna" sehingga sepantasnya menjadi teladan para generasi muda.

2. Museum Jenderal Besar Sudirman memiliki peran yang sangat strategis dalam pewarisan nilai-nilai sejarah bangsa Indonesia kepada generasi muda.

3. Gedung Museum Jenderal Besar Sudirman adalah bangunan Cagar Budaya sehingga keberadaannya harus dipertahankan dan dilestarikan.

4. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan.

5. Jangan sekali-kali melupakan sejarah.


Kunjungan mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta ke Museum Jenderal Besar Sudirman berakhir Pkl

11. 00 Wib berjalan dengan aman tertib dan lancar.

Share:

SMP Informatika Bina Generasi Ciomas Bogor Kunjungi Museum PETA

**
Pada hari Rabu, tanggal 8 Maret 2023, 122siswa beserta 10 guru pendamping dari SMP Informatika Bina Generasi Ciomas Bogor melakukan kunjungan ke Museum PETA di jln.Jenderal Sudirman no 35 Bogor Jawa Barat.

Kunjungan dilaksanakan dalam rangka melaksanakan program *Belajar di luar Kelas*

Rombongan siswa tiba di Museum PETA pkl.11.30 Wib dalam keadaan aman. Rombongan diterima oleh Kpt Caj Dina Hamdani Nugraha selaku Kepala Museum dan Monumen PETA Bogor.
Dalam sambutannya Kpt Dina mengucapkan terima kasih kepada sekolah SMP Informatika Bina Generasi Ciomas Kota Bogor yang telah berkunjung ke Museum PETA dalam rangka belajar sejarah untuk para siswanya.

Kpt Dina berharap kunjungan ini bisa menambah wawasan kebangsaan para siswa sehingga bisa membangkitkan semangat belajar para siswa untuk meraih cita-cita. Pesan Kpt Dina kpd para siswa.

Rombongan siswa selanjutnya dipandu oleh Kpt Dina , Serka Aldi Yendri, Sertu Berod Susanto, dan Ibu Yulied Fatimah untuk melihat koleksi museum PETA secara lebih dekat dan lengkap. Para siswa mengikuti dan mendengarkan penjelasan pemandu dengan penuh semangat dan antusias.

*Ibu Dewi* salah satu guru pendamping dalam rombongan ini dalam keterangan testimoninya mengatakan " kami sangat senang sekali karena para siswa mendapat informasi ttg sejarah dan kami disambut dengan baik. Petugas Museum PETA sangat ramah dan banyak mendapat tambahan pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia serta sejarah terbentuknya tentara PETA" ungkapnya.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Sesuai misinya, Museum PETA Bogor memiliki fungsi edukasi sehingga cocok dikunjungi oleh para siswa.
2. Jangan sekali-kali melupakan sejarah
3. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan
4. Bangunan Museum PETA sudah menjadi bangunan Cagar Budaya sehingga keberadaannya harus dipertahankan dan dilestarikan.

Kunjungan siswa SMP Informatika Bina Generasi Ciomas Kota Bogor ke Museum PETA berlangsung sampai Pkl.14.00 Wib berjalan dengan aman tertib dan lancar.

Foto dokumen kegiatan dan testimoni terlampir.
Share:

SD Muhammadiyah Sagan Berkunjung ke Museum Dharma Wiratama

**
Hari Rabu,tanggal 8 Maret 2023. Siswa SD Muhammadiyah, Sagan, Yogyakarta berjumlah 75 org siswa dan 15 guru pendamping, berkunjung ke Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama jl Jenderal Sudirman no .75 Yogyakarta. 
Rombongan tiba di Museum Dharma Wiratama pukul 09.00 Wib diterima oleh Pns.Sukarjo di serambi museum Dharma Wiratama. 

Dalam sambutannya PNS.Sukarjo mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah SD Muhammadiyah Sagan, Yogyakarta yang telah mengagendakan kunjungan ke Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama .
 Pns. Sukarjo berharap kunjungan ini bisa bermanfaat buat para siswa.
" Setelah berkunjung ke Museum Dharma Wiratama semoga kalian bisa lebih semangat lagi dalam belajarnya" pesan PNS. Sukarjo dalam sambutannya. 

Rombongan selanjutnya dipandu oleh Pns Sukarjo, Pns Sutinah dan siswa SMK N 7 Yogyakarta yang sedang melaksanakan PKL di Museum Dharma Wiratama. Kunjungan berlangsung sampai pkl. 11 00 Wib dengan aman tertib dan lancar.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Museum Dharma Wiratama memiliki fungsi yang sangat strategis dalam pewarisan nilai-nilai sejarah bangsa Indonesia kepada generasi muda.
2. Museum Dharma Wiratama sudah menjadi bangunan Cagar Budaya di Yogyakarta sehingga keberadaannya harus dipertahankan dan dilestarikan
3. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.
4. Jangan sekali-kali melupakan sejarah.

Foto kegiatan terlampir.
Share:

*SDN Rawasari 02 Cempaka Putih Jakarta Berkunjung ke Museum Jenderal Ahmad Yani

 Sebanyak 120 siswa dan 8 orang Guru pendamping dari Sekolah Dasar Negeri ( SDN ) Rawasari Cempaka Putih Jakarta Pusat, pada hari Rabu tanggal 8 Maret 2023 berkunjung ke Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani di jl.Lembang 58 Menteng Jakarta Pusat.

Kunjungan ke Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani diselenggarakan dalam rangka belajar Sejarah di luar kelas dibawah binaan dan pendampingan BPK Evan Tantowi dan Ibu Winarsih selaku guru pendamping kegiatan ini.
Tiba di Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani Pkl.08 00 Wib, rombongan diterima oleh Kpt Caj Suroso selaku Kepala Museum. 

Dalam sambutannya Kpt Suroso berterima kasih kepada pihak sekolah SDN Rawasari 2, Cempaka Putih Jakarta Pusat yg telah membawa siswanya untuk belajar sejarah di museum ini.

 Selanjutnya Kpt Suroso menyampaikan sejarah singkat bangunan Museum serta nilai² yang bisa diambil dari kisah sejarah perjuangan Jenderal Ahmad Yani.

Rombongan selanjutnya dipandu oleh Kpt Caj Suroso dan Pelda Wawan Sutrisno , dan PNS Hilmy Halim untuk melihat koleksi museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani secara langsung dan lebih dekat.
 Para siswa mengikuti dan mendengarkan penjelasan pemandu dengan penuh semangat dan riang gembira.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Peristiwa sejarah pasti akan selalu berulang.
2. Dengan belajar dari peristiwa kelam masa lalu, ke depan kita akan lebih bijak dan waspada agar peristiwa itu tidak terjadi lagi.
3. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.
4. Jadikan Sejarah sebagai guru dalam kehidupan.

Kunjungan para siswa SDN Rawasari 02, Cempaka Putih ke Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani berlangsung sampai Pkl. 09 30 Wib berjalan dengan aman tertib dan lancar.

.
Share:

SDN Ngeposari dan KB IT Permata Hati Berkunjung ke Museum Dharma Wiratama


Hari Selasa  tanggal 7 Maret 2023. Siswa  SD Negeri Ngeposari Semanu, Gunungkidul be berjumlah 72 org siswa dan  5 guru pendamping,  berkunjung ke Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama jl Jenderal Sudirman no 75 Yogyakarta. 
Rombongan tiba di Museum Dharma Wiratama pukul 11.30 Wib diterima oleh Kpt Caj (K) Yanti Murdiani selaku Kepala Museum Dharma Wiratama. 

Dalam sambutannya Kpt Yanti mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah SDN Rahayu, Kebumen, Jateng yang telah mengagendakan kunjungan ke Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama .
 Kpt Yanti berharap kunjungan ini bisa bermanfaat buat para siswa.
" Setelah berkunjung ke Museum Dharma Wiratama semoga kalian bisa lebih semangat lagi dalam belajarnya" pesan Kpt Yanti dalam sambutannya. 

Rombongan lain yang hari ini berkunjung ke Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama adalah anak² dari Raudhatul Anfal (RA) dan Kelompok Bermain (KB) IT Permata Hati Piyungan Bantul. Rombongan berjumlah 85 anak beserta 7 guru pendamping.

Rombongan selanjutnya dipandu oleh Kpt Yanti, Sersan Margo , PNS Sukarjo dan siswa SMK N 7 Yogyakarta yang sedang melaksanakan PKL di Museum Dharma Wiratama. Kunjungan berlangsung  dengan aman tertib dan lancar.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Museum Dharma Wiratama memiliki fungsi yang sangat strategis dalam pewarisan nilai-nilai sejarah bangsa Indonesia kepada generasi muda.
2. Museum Dharma Wiratama sudah menjadi bangunan Cagar Budaya di Yogyakarta sehingga keberadaannya harus dipertahankan dan dilestarikan
3. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.
4. Jangan sekali-kali melupakan sejarah.
Share:

SDN Rahayu Kebumen Berkunjung ke Museum Dharma Wiratama

Hari Senin tanggal 6 Maret 2023. Siswa SD Negeri Rahayu, Kebumen, Jawa Tengah berjumlah 45 org siswa dan 15 guru pendamping, berkunjung ke Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama jl Jenderal Sudirman no 75 Yogyakarta. 
Rombongan tiba di Museum Dharma Wiratama pukul 11.30 Wib diterima oleh Kpt Caj (K) Yanti Murdiani selaku Kepala Museum Dharma Wiratama. 

Dalam sambutannya Kpt Yanti mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah SDN Rahayu, Kebumen, Jateng yang telah mengagendakan kunjungan ke Museum Pusat TNI-AD Dharma Wiratama .
 Kpt Yanti berharap kunjungan ini bisa bermanfaat buat para siswa.
" Setelah berkunjung ke Museum Dharma Wiratama semoga kalian bisa lebih semangat lagi dalam belajarnya" pesan Kpt Yanti dalam sambutannya. 

Rombongan selanjutnya dipandu oleh Kpt Yanti, Sersan Margo dan siswa SMK N 7 Yogyakarta yang sedang melaksanakan PKL di Museum Dharma Wiratama. Kunjungan berlangsung sampai pkl. 13 00 Wib dengan aman tertib dan lancar.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Museum Dharma Wiratama memiliki fungsi yang sangat strategis dalam pewarisan nilai-nilai sejarah bangsa Indonesia kepada generasi muda.
2. Museum Dharma Wiratama sudah menjadi bangunan Cagar Budaya di Yogyakarta sehingga keberadaannya harus dipertahankan dan dilestarikan
3. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.
4. Jangan sekali-kali melupakan sejarah.

Foto kegiatan terlampir.
Share:

Anggota Polsek Menteng Berkunjung ke Museum Jenderal Ahmad Yani

**
Sebanyak 40 orang anggota Kepolisian Sektor ( Polsek ) Menteng, Jakarta Pusat pada hari Jumat tanggal 3 Maret 2023 berkunjung ke Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani di jl Lembang no.58 Menteng Jakarta Pusat. 
Rombongan dipimpin oleh Kompol Ujang R Sutadi, SH, Wakil Kepala Kepolisian Sektor Menteng ( Wakapolsek).

Rombongan tiba di Museum Jenderal Ahmad Yani pukul 09.00 wib dalam keadaan aman. Rombongan diterima oleh Kpt Caj Suroso selaku Kepala Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani.

Dalam sambutannya Kpt Suroso berterima kasih atas kunjungan bpk² Polisi dari Polsek Menteng di Museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani karena sesuai fungsinya Museum Ahmad Yani salain sebagai media edukasi museum bisa sebagai media inspirasi dan rekreasi" kata Kpt Suroso.

Kompol Ujang R Sutadi sebagai ketua rombongan dalam sambutannya mengatakan bahwa membawa anggotanya ke museum Sasmitaloka Jenderal Ahmad Yani dalam rangka Wisata Kejuangan. Dengan harapan anggota Kepolisian di Polsek Menteng Jakarta bisa mewarisi semangat kejuangan sebagai mana dimiliki Jenderal Ahmad Yani. Selanjutnya rombongan dipandu oleh Kpt Caj Suroso, Pelda Wawan Sutrisno, Pelda Hadi Saputro, dan Pns. Hilmy Halim untuk melihat dan menelusuri ruang koleksi sekaligus benda² koleksi sebagai saksi sejarah pilu peristiwa G.30 S/ PKI tahun 1965 di rmh Jenderal Ahmad Yani yang menjadi museum ini.
Rombongan mengikuti dan mendengarkan penjelasan pemandu dengan penuh serius dan semangat dan antusias.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1.Bahwa peristiwa sejarah pasti akan selalu berulang
2. Dengan belajar sejarah hidup kita ke depan akan lebih bijak dan waspada
3. Jangan sekali-kali melupakan sejarah
4. Sejarah adalah guru terbaik dalam kehidupan

Kunjungan berakhir pkl.10.30 wib berjalan dengan aman tertib dan lancar dengan suasana penuh keakraban.

Foto dokumen kegiatan i terlampir.
Share:

SDN 01 Bantarjati Berkunjung ke Museum Peta

Hari Ksmis tanggal 2 Maret 2023, SDN Bantarjati, Bogor, Jawa Barat berkunjung ke Museum PETA di jln Jenderal Sudirman no 35 Bogor Jawa Barat.
Kunjungan diikuti 149 siswa beserta 10 guru pendamping.

Rombongan tiba di Museum PETA pkl.08.00 Wib dalam keadaan aman.

Rombongan diterima oleh Kpt Czi Suprihono di halaman Monumen PETA Bogor.

Dalam sambutannya, Kpt Czi Suprihono mengucapkan terima kasih kepada sekolah SDN Bantarjati Bogor yang telah menjadikan Museum PETA sebagai Wahana untuk belajar sejarah siswanya.
" Saya berharap agar kunjungan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia buat kalian semua dan kalian bisa mewarisi semangat juang yang dimiliki oleh para pejuang" pesan Kpt Suprihono dalam sambutannya.

Para siswa selanjutnya dipandu oleh Kpt Suprihono, ,Sertu Berod Susanto , Pns Pujiono dan Bpk. Yadi Suryadi dan ibu Ani Sumarni , untuk melihat koleksi museum PETA secara lebih dekat dan lengkap.
Para siswa mengikuti dan mendengarkan penjelasan pemandu dengan penuh semangat dan antusias.

*Muhammad Reza Fahlevi** salah satu siswa yang ikut dalam kunjungan itu mengatakan bahwa dirinya sangat senang bisa belajar sejarah di museum ini karena dirinya suka dengan cerita sejarah dan cerita yang bertema perang dan dirinya merasa senang karena bisa mengenal para pahlawan yang telah berjuang mengusir penjajah dan bapak² pemandunya sangat ramah dan baik sekali" ujarnya.

*Sujiati, S.Pd* salah satu guru pendamping dari rombongan itu dalam testimoninya mengatakan sangat senang bisa berkunjung ke Museum PETA Bogor karena disini bisa menambah wawasan tentang sejarah terbentuknya TNI yang kita cintai. Selain itu di Museum PETA para siswa mendapat penjelasan dari pemandu yang sangat utuh dan menyenangkan, sehingga dirinya merasa senang dan puas atas pelayanan di museum PETA yang sangat ramah" ungkapnya.

Pesan moral yang disampaikan pemandu adalah:
1. Museum PETA memiliki fungsi yang sangat strategis dalam pewarisan nilai-nilai sejarah bangsa Indonesia.
2. Mencintai tanah air adalah bagian dari Iman
3. Jangan sekali-kali melupakan sejarah
4. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan.
5. Bangunan Museum PETA sudah menjadi bangunan Cagar Budaya sehingga keberadaannya harus dipertahankan dan dilestarikan.

Kunjungan siswa SDN Bantarjati Bogor ke Museum PETA Bogor berlangsung sampai PKL.10.00 wib, berjalan dengan aman tertib dan lancar.

Foto dokumen kegiatan dan testimoni terlampir.
Share:

Total Tayangan Halaman

FANPAGE