MUSEUM JENDERAL BESAR SUDIRMAN



Visi : Menjadi museum yang mampu mengelola koleksi Jenderal Besar Sudirman agar terpelihara nilai-nilai kejuangan dan kesejarahannya.
Misi
:
a.
Mengumpulkan koleksi Jenderal Besar Sudirman dari berbagai sumber.
b.
Menyimpan dan memamerkan koleksi museum kpd Prajurit dan Pns TNI, serta masyarakat.
c.
Memelihara koleksi senjata api dan non senjata api, serta koleksi organik dan non organik.
d.
Mengamankan koleksi museum dari kerusakan, kelalaian, dan kejahatan.
e. Menyosialisasikan nilai patriotik, rela berkorban, dan jiwa kejuangan Jenderal Besar Sudirman kepada Prajurit dan Pns TNI, serta masyarakat.

PANDUAN MUSEUM SUDIRMAN 


VIDEO SUDIRMAN 


2. MUSEUM JENDERAL BESAR SUDIRMAN
Alamat : Jl.Bintaran Wetan No.3, Gunungketur Yogyakarta.



Sejarah gedung museum:
1. Tahun 1890 - Bangunan didirikan, diperuntukkan sebagai kediaman Bendahara Kadipaten Pakualaman.

2. Tahun 1942 - Digunakan sebagai Rumah Dinas Kepala LP Jepang di Wirogunan Yogyakarta.

3. 18 Des 1945 s.d. 19 Des 1948 Digunakan sebagai Rumah Dinas Pangsar TKR (Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat).

4. Tahun 1949 - Digunakan sebagai Markas IVG (Informatia Voor Gehemien) pada masa Agresi Militer II.

5. Tahun 1949 - Digunakan sebagai Markas KMK (Komando Militer Kota) Yogyakarta dan Markas Resimen Infanteri 13.

6. 17 Juni 1968 - Digunakan sebagai Museum TNI AD, sebelumnya Museum TNI AD diresmikan pada tanggal 8 September 1959 dan menempati bangunan di belakang Gedung Perjuangan, Brontokusuman, Yogyakarta.



7. 30 Agus 1982 - Digunakan sebagai Museum Sasmitaloka Pangsar Jenderal Sudirman, setelah Museum TNI AD pindah ke Gedung bekas Makorem 072/Pmk di Jl.Jenderal Sudirman No.75 Yogyakarta.


8. 12 Des 2012 - Menjadi Museum Jenderal Besar Sudirman (setelah validasi Orgas Disjarahad)


 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman